Atlet 38 Provinsi, Siap Berjibaku di Laga PON II Bela Diri Sulut
MANADO, helonesia.com-PON Bela Diri 2026 akan digelar di Manado, Sulawesi Utara. Kompetisi ini akan mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu tinju, hapkido, anggar, kabaddi, IBC MMA, kickboxing, muaythai, dan kurash.
Hajatan beladiri akbar ini, dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober 2026, dan Manado menjadi pusat kegiatan dengan venue pendukung seperti GOR KONI Sario dan Sport Hall Sultan Raja Minahasa Utara (Minut).
“Persiapan Sulut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Bela Diri sudah mendekati 90 persen,” menurut
Plt. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Daerah Provinsi Sulawesi Utara. DR. Drs. Audy Pangemanan, Manado, (14/04).
Dirinya menjelaskan, PON Bela Diri 2026 di (Sulut) dijadwalkan mempertandingkan delapan (8) cabang olahraga (cabor) bela diri. Agenda ini meliputi Tinju, Hapkido, Anggar, Kabaddi, IBC MMA, Kickboxing, Muaythai, dan Jiu-Jitsu.
“Seluruh pertandingan direncanakan dipusatkan di kawasan Gelanggang Wolter Robert Mongisidi, Sario, Manado, dengan memanfaatkan Hall A, Hall B, serta Lapangan Tenis Indoor yang saat ini digunakan Pertina Sulut,” terang Kadis Pangemanan.
Ia juga mengharapkan agar Dinas PU Sulut segera merenovasi gedung hall B, yang beberapa waktu lalu rusak terkena musibah gempa.
“Demi kelancaran PON Bela Diri ll, maka sebaiknya gedung Hall B, segera diperbaiki, agar bisa digunakan dalam pertandingan pada Oktober mendatang,” tuturnya.
Kadis Audy mengatakan,
PON Bela Diri Sulut 2026 tidak hanya menjadi ajang adu prestasi, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari sports tourism yang mengangkat kekayaan budaya lokal, terutama tradisi bela diri yang banyak digandrungi masyarakat lokal.
“Pelaksanaan PON Bela Diri Sulut ini, selain mempertandingkan kepiawaian dalam bela diri, sekaligus menjadi bagian dalam upaya mempromosikan budaya serta kepariwisataan di Sulut,” terangnya.
Pangemanan berharap pentingnya momentum ini sebagai sarana pembinaan bela diri secara berkelanjutan serta sebagai penggerak ekonomi dan promosi daerah.
“Maka saya sampaikan kepada para atlet, bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri sebagai atlet terbaik provinsi yang siap menyandang predikat juara di level nasional. Begitu pula dengan para pelatih, harus memanfaatkan pengalaman ini dan belajar satu sama lain untuk evaluasi menjadi yang lebih baik,” tegasnya.
Seperti diketahui, peserta PON II Bela Diri di Sulut, akan diikuti sekitar 2.800 atlet dari 38 Provinsi. (***)

