Pada Acara Mooncake, Jenderal Tuejeh Ajak Bangun Kebersamaan Tanpa Melihat Sara
MANADO, helonesia.com– Festival Pertengahan Musim Gugur atau juga dikenal dengan nama Festival Tiong Ciu, Festival Bulan, atau Festival Kue Bulan merupakan hari raya panen dan salah satu festival terpenting di Tiongkok, festival ini dirayakan pada hari kelima belas bulan delapan Kalender Tionghoa. Biasanya jatuh pada minggu kedua September sampai minggu kedua Oktober.
Pada acara Festival Bulan di Manado, Letnan Jenderal TNI (Purn) Alfret Denny Djoike Tuejeh, S.H., M.Si yang dikenal sebagai tokoh pemerhati budaya Sulawesi Utara (Sulut), turut hadir pada acara Festival Mooncake untuk pertama kalinya pada tahun ini. Dirinya disambut meriah ketika menyambangi Klenteng Kwan Kong dan Klenteng Ban Hing Kiong.

“Ini luar biasa, pada Festival Mooncake ini, cukup ramai, dengan banyaknya penjual makanan, tentunya perekonomian bergerak banyak,” terang Jenderal Tuejeh, Manado, (19/09).
Pada Festival Mooncake di Klenteng Ban Hing Kiong, Jenderal Tuejeh memperkenalkan sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulut untuk mendampingi Steven Kandouw sebagai Calon Gubernur (Cagub).

“Selain terpanggil guna mengabdi/melayani kepada daerah (Sulut), dan saya juga dipanggil sebagai Cawagub oleh Bapak Olly Dondokambey,” ungkapnya.
Dirinya berharap kedepannya acara Festival Mooncake akan lebih baik lagi, dan dengan kerendahan hati meminta dukungan kepada warga Sulut, jelang Pilgub Sulut 2024.
“Saya mohon doa restunya, agar kedepannya kita bersama-sama bisa membangun daerah ini agar lebih baik,” harapnya.
Lanjutnya, dalam membangun daerah ini, butuh kebersamaan, tanpa melihat suku, agama, ras (Sara).
“Membangun kebersamaan yaitu dengan menembus batas-batas golongan suku,, agama, etnis, sehingga yang ada membangun provinsi ini, dengan kebersamaan,” terang Cawagub Sulut dari PDIP ini. (***)


