Kementerian Kominfo RI Gelar Workshop Digitalisasi Homestay di Desa Marinsow Liktim
LIKTIM, helonesia.com- Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (RI) menggelar Workshop Digitalisasi Homestay, dengan tema “Pariwisata Berkelanjutan di Era Digitalisasi” kegiatan yang dihelat di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur (Liktim) Minahasa Utara (Minut) Likupang, dan digelar dari tanggal 29 Mei s/d 1 Juni 2023.
Ketua Tim Transformasi Digital pendidikan, kesehatan dan pariwisata, Kementerian Kominfo Ir. Wijayanto, MM mengatakan, dengan adanya Workshop ini bertujuan meningkatkan pariwisata, dengan program digitalisasi.
“Kegiatan ini kami kami fokuskan pengelola homestay, agar lebih paham tentang digitalisasi homestay,” terang Widjayanto.
Lanjutnya, dengan ada workshop ini, tadinya promosi masih menggunakan cara manual, melalui selebaran atau dari mulut lewat mulut, maka dengan teknologi digital jangkauannya jauh lebih luas,” jelasnya.
Sementara itu
Kepala Bidang Statistik.Diskominfo Kabupaten Minut Dennie menjelaskan, dengan adanya workshop Digitalisasi Homestay, Pemkab Minut mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Kominfo RI, dimana Likupang sebagai daerah yang ditunjuk sebagai Destinasi Pariwisata Super Perioritas (DPSP). tentunya dengan adanya workshop ini, harapan kami homestay-homestay di Kabupaten Minut, khususnya di Likupang semakin terbuka, dengan teknologi dan bisa mengikuti perkembangan zaman.
“Dengan adanya workshop yang diikuti oleh Desa Marinsow, Desa Pulisan, Desa Kinonang, Kecamatan Liktim terdapat terdapat 208 Homestay, dan tentunya menjadi angin segar bagi pariwisata di Minut,” tuturnya.
Kegiatan ini, dilakukan guna penguatan digitalisasi bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dimana ada 208 homestay di Minut,
Dengan adanya program digitalisasi diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata di Minut,” harapnya.
Kepala Dinas Pariwisata Minut Fammy Pangkerego
menjelaskan, dengan adanya workshop ini, diharapkan peserta bisa mengerti akan digitalisasi homestay.
“Jadi peserta harus sudah bisa menerapkan digitalisasi homestay, dimana homestay adalah suatu produk, dan bagaimana cara untuk mempromosikan, dimana promosi harganya mahal, dengan digitalisasi owner homestay diharapkan bisa menekan harga promosi,” harapnya.
Lanjutnya, promosi tentunya harus mempunyai daya tarik sendiri, apalagi mengedepankan kearifan lokal.
“Kami dari Dinas Pariwisata mengucapkan terima kasih bagi penyelenggara Kementerian Kominfo RI, dan diharapkan dengan adanya workshop ini, terdapat peningkatan kunjungan wisata di Minut,” tuturnya.
Senada diungkapkan Hukum Tua (Opo) Marinsow Gabriel Tamasengge, dirinya mengatakan, di Desa Marinsow terdapat 61 homestay, dimana keberadaan homestay tersebut dibawah binaan Pemdes Marinsow.
“Workshop yang digelar Kementerian Kominfo RI, tentunya sangat bermanfaat bagi kemajuan pariwisata di Minut, dan diharapkan kegiatan seperti ini, sering digelar di Minut, dimana Likupang sebagai DPSP (***).




